Kegiatan pelatihan yang berjudul “Pelatihan STEM Educational Berbasis Merge Cube Augmented Reality (AR) pada kelompok MGMP IPA Kabupaten Batang” telah sukses digelar pada hari Sabtu, 8 Agustus 2021 melalui aplikasi Zoom Meeting yang dibuka oleh dekan FMIPA Unnes, Dr. Sugianto, M.Si dan turut hadir ketua MGMP IPA Kabupaten Batang, Aris Suryani Putra, S.Si., M.Si. Tujuan pelatihan ini untuk membantu guru IPA dalam meningkatkan hasil karya inovatif dan menerapkannya dalam media pembelajaran berupa media pembelajaran IPA berbasis Paper Merge Cube Augmented Reality (AR).

Tim Pengabdian FMIPA Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyelenggarakan pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) secara daring mengingat di Indonesia masih dalam masa pandemi dan PPKM. Tim Pengabdian terdiri dari empat orang dosen yaitu Muhamad Taufiq,M.Pd, Arif Widiyatmoko, Ph.D in Edu, Rifa’ Atunnisa, Ph.D masing-masing dari Jurusan IPA Terpadu dan Prof. Dr Murbangun Nuswowati,M.Si dari Jurusan Kimia. Pengabdian ini juga melibatkan tiga orang mahasiswa yaitu Elok Ana Nuraini, Leni Sintawati, dan Luthfi Hanum Saputri dari jurusan IPA Terpadu.

Dalam sambutannya Dr. Sugianto, M.Si menyampaikan bahwa tema pengabdian ini sangat menarik karena pembelajaran berbasis STEM masih hangat untuk dibahas bersama serta dapat untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Guru harus bisa beradaptasi melalui pembelajaran daring (dalam jaringan) maupun luring (luar jaringan), maka diperlukan kemampuan guru IPA untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis IT. “Saya berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut dan terkoordinasi, tidak hanya berhenti sampai webinar saja”, lanjutnya.

Adapun Narasumber dalam pelatihan ini diantaranya, Prof. Dr Murbangun Nuswowati,M.Si dengan materi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi guru IPA. Prof Murbangun, menyampaikan dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan terdiri dari komponen-komponen yang saling terkait, diantaranya pengembangan diri dan inovasi ilmiah. Pelatihan ini merupakan implementasi dari bagaimana cara membuat karya inovatif.

Pada sesi ini dibahas cara pemanfaatan Merge Cube Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran IPA. Materi kedua disampaikan oleh Muhammad Taufiq, M.Pd. Sesi ini dijelaskan mengenai media pembelajaran berbasis AR dan para peserta dipandu untuk mengunduh aplikasi Augmented Reality, dan disajikan pula tutorial cara merakit paper merge cube sampai cara menggunakannya. Sesi terakhir disampaikan oleh Arif Widyatmoko, Ph.D yang membahas mengenai STEM Education, selain itu juga disajikan contoh-contoh implementasi pembelajaran berbasis STEM.

Ketua Tim Pengabdian Muhammad Taufiq, M.Pd menjelaskan peserta pelatihan pengembangan keprofesian berkelanjutan khususnya hasil karya inovatif sebanyak 61 peserta. Pada kegiatan pelatihan ini juga dilaksanakan penandatangan nota kerjasama FMIPA Unnes dengan MGMP IPA Kabupaten Batang. Kegiatan ini terdiri dari webinar dan dilanjutkan pendampingan dan penugasan. Peserta akan mendapat sertifikat yang setara dengan 32 JP, dengan syarat mengikuti webinar, pendampingan, praktik atau implementasi dan menyelesaikan tugas-tugas yang disampaikan nanti.

Sementara itu, Aris Suryani Putra, S.Si., M.Si selaku ketua MGMP Kabupaten Batang menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini untuk mengembangkan diri dalam meningkatkan keprofesionalisme guru. “Saya berharap kerjasama seperti ini dapat berlansung dalam berbagai kegiatan yang pada akhirnya adalah untuk meningkatkan SDM guru khususnya kabupaten Batang dan peningkatan mutu pendidikan di kabupaten Batang” tambah ketua MGMP Kabupaten Batang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.