Semarang (08/08/2020), Jurusan IPA Terpadu, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Semarang (UNNES), sukses menyelenggarakan kegiatan “FGD Tinjauan VMTS dan Kurikulum”. Kegiatan yang diinisiasi FMIPA tersebut bertujuan untuk menjaring saran dan masukan terkait penyelarasan Visi Misi Tujuan dan Sasaran fakultan, jurusan dan program studi di lingkungan FMIPA Unnes. Kegiatan berlangsung secara daring melibatkan pihak fakultas, jurusan, program studi Pendidikan IPA dan Ilmu Lingkungan, mahasiswa, stakeholder, dan alumni.

Kegiatan diawali di tingkat fakultas dengan pemaparan visi, misi, tujuan dan sasaran FMIPA oleh Dekan FMIPA Dr. Sugianto, M.Si. Dalam presentasinya Dr. Sugianto, M.Si menyampaikan bahwa penyelaran visi misi tujuan dan sasaran FMIPA pada visi, misi, tujuan dan sasaran Unnes sangat penting dalam upaya mempercepat tercapainya Unnes yang mampu bersanding dan bersaing secara global, berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. Berbagai masukan dan saran disampaikan khususnya dari stake holder dan alumni kaitanya dengan penguatan Kerjasama. Melalui berbagai kegiatan Kerjasama ini diharapkan selain untuk memajukan instansi masing-masing juga diharapkan dapat meningkatkan income generate Unnes.

Kegiatan FGD ini juga dilanjutkan pada ditingkat program studi. Pada program studi Pendidikan IPA dipandu oleh Kaprodi Novi Ratna Dewi, S.Si, M.Pd dan Indah Urwatin Wusqo, S.Pd, M.Pd. Dalam sambutannya Novi Ratna Dewi, S.Si, M.Pd menyampaikan bahwa “Penyusunan dan pengembangan kurikulum Pendidikan IPA sangat penting dilakukan dan harus melibatkan stake holder sebagai calon pengguna lulusan sehingga spesifikasi calon guru IPA masa depan dapat dipersiapkan sesuai kebutuhan lapangan, sangat penting juga melibatkan alumni untuk refleksi kompentensi apa saja yang selama kuliah dipelajari dan dikembangkan dan seberapa besar manfaatnya Ketika terjun di lapangan atau sekolah, juga masukan atau saran dari alumni tentang kompetensi yang penting dibekalkan. Paparan kurikulum Pendidikan IPA disampaikan oleh Indah Urwatin Wusqo, S.Pd, M.Pd. “Kurikulum Pendidikan IPA telah dikaji dan dikembangkan, diantara mata kuliah baru yang futuristic antara lain Komputasi/ Pemprograman IPA, IPA Inklusi, Elektronika, dan Elearning” terang Indah Urwatin Wusqo, S.Pd, M.Pd.

Sambutan dan apresiasi juga disampaikan oleh alumni, diantaranya oleh Elma Nabela alumni yang sekarang mengajar IPA di kelas atau sekolah inklusi di daerah Kendal. “saya mengajar di SLB, waktu kuliah mendapatkan bekal yang lumayan cukup. Saat mengajar anak SLB biasa menggunakan media dan jelajah alam. Jurusan IPA sudah mulai mata kuliah IPA inklusi? Yang sudah berlangsung seperti apa? Saya sangat mengapresiasi sekali ada MK IPA inklusi, sehingga tidak seperti saya awal mengajar agak kaget. Saran mahasiswa dibekali pendekatan kepada peserta didik yang mendetail, krn peserta didik memiliki karakteristik yang berbeda-beda ada tuna daksa, tuna rungu, dll.”, demikian saran dan pertanyaan Bu Guru Elma sambil mengenang masa kuliahnya di program studi Pendidikan IPA Unnes.

Sementara salah satu pengguna alumni atau lulusan program studi Pendidikan IPA Unnes, hadir mewakili pihak IAIN Salatiga Ibu Eni Titi Kusuma, menyampaikan bahwa IAIN Salatiga sebagai mitra Program Studi IPA berharap ada kerjasama pertukaran mahasiswa terkait program merdeka belajar, kampus merdeka. Diketahui bahwa salah satu dosen di Fakultas Tadris IAIN Salatiga H. Widi Widayat, M.Pd adalah alumni program studi Pendidikan IPA yang juga hadir pada kegiatan FGD tersebut dan menyampaikan usul agar ada forum ilmiah rutin memfasilitasi alumni agar ada jalinan alumni dan prodi lebih kuat yang membahas topik-topik terkini terkait IPA dan Pendidikan IPA.

Pada program studi Ilmu lingkungan juga terjadi diskusi yang sangat intens khususnya dari mahasiswa dan stake holder. FGD pada ilmu lingkungan dipandu oleh Andin Vita Amalia, S.Si, M.Sc dan Andhina Putri Heriyanti, S.T, M.T. Ilmu lingkungan adalah program studi baru di Jurusan IPA Terpadu FMIPA Unnes. Program studi ini belum memiliki lulusan, karena baru menerima mahasiswa tahun 2019. “Program studi ilmu lingkungan memiliki komitmen menyiapkan lulusan yang adaptif dan mampu bersaing di dunia kerja pada bidang lingkungan, kurikulumnya disusun dan dikembangkan dengan mengacu system sister study dari universitas ternama tanah air dan luar negeri”, demikian penjelasan Andin Vita Amalia, S.Si, M.Sc mewakili kaprodi Ilmu Lingkungan. (M Taufiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.