Prosiding Seminar Nasional IPA IX

Seminar Nasional IPA IX telah terlaksana pada Minggu, 22 April 2018. Sebanyak 46 pemakalah menyeminarkan artikel dalam Semnas dan melakukan publikasi melalui prosiding. Berikut kami sampaikan prosiding online pemakalah Seminar Nasional IPA IX.

Link unduh Prosiding Seminar Nasional IPA IX:

https://drive.google.com/file/d/19d2JGz_-Yt24Bxs9URX9-DhgX6-aB2Wu/view?usp=sharing

 

 

SEMNAS IPA IX: Evaluasi, Riset, dan Publikasi Pembelajaran IPA

Pada hari Minggu (22/04) telah dilaksanakan Seminar Nasional IPA IX di Hotel Grasia Semarang dengan tema “Evaluasi, Riset, dan Publikasi Pembelajaran IPA”. Acara dibuka oleh tarian Golek Tirto Kencono dan pada kesempatan ini Dekan FMIPA UNNES, Prof. Dr. Zaenuri menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara seminar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Seminar Nasional IPA IX ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis UNNES ke-53. Beliau berharap kegiatan ini dapat mendatangkan kemanfaatan dan keberkahan bagi semua peserta. Narasumber seminar adalah Prof. Dr. Anna Permanasari, M.Pd., Prof. Dr. rer.nat Sajidan (UNS), dan Dr. Parmin (UNNES). Dalam kegiatan ini, pembicara menyampaikan materi tentang evaluasi (Prof. Anna), tinjauan pembelajaran IPA dan HOTS dari segi epigenetik (Prof. Sajidan), dan kiat publikasi pembelajaran IPA (Dr. Parmin). Para peserta sangat antusias untuk berdiskusi dalam forum ini.

Berikut adalah artikel paparan Narasumber dalam Seminar Nasional IPA IX

Artikel Prof. Sajidan Semnas IPA 2018

Artikel Dr. Parmin Semnas IPA 2018

Ketua Semnas IPA IX, Erna Noor Savitri, S.Si., M.Pd. meyatakan bahwa artikel yang diseminarkan pada sidang paralel akan dipublikasikan di Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, UNNES Science Education Journal, dan proceeding. Pemakalah berasal dari berbagai daerah di Indonesia antara lain Aceh, Lampung, Banten, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Jember, Mataram, Bali, dan sebagainya.

Ketua Jurusan IPA Terpadu, Novi Ratna Dewi, S.Si., M.Pd. berharap Semnas IPA IX memberikan kontribusi dalam publikasi pembelajaran IPA secara signifikan. Tahun depan, terdapat rencana bahwa Semnas IPA X akan menjadi Seminar Internasional untuk meningkatkan jumlah publikasi pembelajaran IPA di level internasional.

 

Pengumuman Jalur Publikasi Seminar Nasional IPA IX

Berikut kami sampaikan Pengumuman Jalur Publikasi Seminar Nasional IPA IX:

  1. JPII
  2. USEJ
  3. Prosiding

Selamat kepada Pemakalah yang artikelnya telah lolos review. Detail pengumuman dan ketentuan dapat diunduh di sini:

Pengumuman Jalur Publikasi

Demikian yang dapat kami sampaikan, atas perhatiannya kami sampaikan terimakasih

Pengumuman Pemakalah Seminar Nasional IPA IX

Berdasarkan hasil seleksi dan review yang telah dilakukan, berikut kami sampaikan undangan dan daftar nama Pemakalah dalam Seminar Nasional IPA IX yang akan diselenggarakan pada Minggu, 22 April 2018 di Hotel Grasia Semarang

undangan seminar pemakalah 2018

Demi kelancaran proses registrasi, mohon segera menyelesaikan biaya administrasi pemakalah sebesar Rp. 350.000 (Rp. 300.000 untuk anggota PPII) sebelum pelaksanaan Seminar Nasional IPA IX. Terimakasih

Septia Nurkhalisa, Juara Utama II Mapres UNNES 2018

Ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) merupakan ajang bergengsi ditingkat mahasiswa. Pilmapres dilaksanakan setiap tahun, dimulai dengan diadakannya seleksi tingkat jurusan, fakultas, dan universitas yang mana Mahasiswa Berprestasi Utama di universitas akan mengikuti seleksi di tingkat nasional. Dalam kegiatan ini para finalis melakukan empat tahapan seleksi yang pertama merupakan seleksi Indeks Prestas Kumulatif (IPK), sepuluh prestasi terbaik yang diunggulkan, kemampuan bahasa asing baik secara lisan maupun tulisan, serta kemampuan dalam menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan yang dipresentasikan dihadapan dewan juri. Pada tahun ini Pilmapres tingkat universitas telah dilakukan pada tanggal 3-4 April 2018. Hari ini, Jumat (06/04) merupakan hari penganugerahan juara mapres. Perwakilan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) adalah mahasiswa dari jurusan IPA Terpadu Septia Nurkhalisa yang terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi Pertama di tingkat Fakultas serta berhasil menjadi Mahasiswa Berprestasi Utama Kedua di tingkat Universitas. Pencapaian ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan berkat bimbingan dan kerja keras dari tim pembimbing Andin Vita Amalia, M.Sc. dan Stephani Diah Pamelasari, S.S., M.Hum. Sebelumnya Septia Nurkhalisa menjadi Runner-up 1 Debat di University Teknologi Malaysia dalam acara Professionals Engineering Leadership Awareness Camp (PELTAC) pada awal tahun 2018. Semoga kedepannya akan muncul mahasiswa-mahasiswa berprestasi dari jurusan IPA Terpadu sehingga Jurusan IPA Terpadu akan semakin Eksis dengan prestasi yang membanggakan.

Septia Nurkhalisa bersama para pembimbing

Seminar Nasional IPA IX

Salah satu agenda rutin Jurusan IPA Terpadu FMIPA Unnes adalah menyelenggarakan seminar nasional setiap tahun. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis Unnes ke-53, Seminar Nasional IPA IX akan diselenggarakan pada 22 April 2017 bertempat di Hotel Grasia Semarang dengan tema Evaluasi, Riset, dan Publikasi Pembelajaran IPA dengan narasumber:

  1. Prof. Dr. Sugiyono (Pakar evaluasi pembelajaran)
  2. Prof. Dr. rer. nat. Sajidan, M.Si (Kaprodi Pendidikan IPA S3 Pascasarjana UNS)
  3. Dr. Parmin, M.Pd (Editor in Chief jurnal terakreditasi nasional dan terindeks scopus)

 

Agenda tahunan rutin yaitu Rakornas PPII juga akan diselenggarakan pada 21 April 2017.

Informasi seminar nasional lebih lanjut dapat dilihat pada leaflet berikut

Leaflet Semnas IPA IX_2018

 

Facing the Internationalization Year of UNNES 2018: The Department of Integrated Science held a Workshop on International Reputable Journal Management

Department of Integrated Science, FMIPA UNNES held a Workshop on Management of International Reputable Journals on Friday, 27 October 2017 at Hotel Dafam Semarang. The background of the workshop is to improve the knowledge and skills of lecturers in Integrated Science Department and the Journal management team. There are two journals which are managed by the Integrated Science Department, i.e. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia (JPII) and Unnes Science Education Journal (USEJ). This activity also supports the management of journals in the majors for international reputation in order to welcome the Internationalization Year of UNNES 2018. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia (JPII) as one of the internationally reputable journals in Indonesia has been indexed in Scopus and it is expected to support and succeed UNNES vision to become a reputable university.

The workshop was attended by lecturers from the Integrated Science Department and some staffs of UNNES journals. The speaker was Dr. Lukman, S.T., M.Hum., a researcher and developer of the journal in Indonesia from the Center for Documentation and Information Scientific, Indonesian Institute of Sciences (LIPI). He is a pioneer in the use of Open Journal Systems (OJS) in Indonesia as well as a pioneer and manager of Science and Technology Index (Sinta) Ministry of Research, Technology and Higher Education (Ristekdikti).

He conveyed the importance of consistency and solid team performance in managing internationally reputable journals, from submission stage (submitting articles) in OJS to publishing both online and print. In addition, he also underscored the importance of professional and modern OJS display. “JPII and other journals at UNNES must begin to morphose to have OJS as developed by Science Direct and Springer”, Mr. Lukman said. He does not require journals in UNNES to replace the recent OJS with the latest OJS system OJS 3. “You may keep using OJS 2, but in order to be more professional and modern, the look and availability of information in OJS needs to be changed to be more modern, informative, as well as communicative for users. It’s okay to wear old machines, but with new casing “, Mr. Lukman added.

The event continued with discussions on various issues including questioning about Sinta as an indexer of journals in Indonesia. As the pioneer of the establishment of Sinta, he invited UNNES to increase its ranking in Sinta by optimizing the role of UNNES lecturers in succeeding Sinta. “Less than half of all lecturers in UNNES are registered and verified in Sinta. If the number of registered and verified lecturers in Sinta is increased, then the UNNES ranking in Sinta will also increase automatically,” said Mr. Lukman at the end of the event. The event went smoothly until officially closed at 14.00 pm. Hopefully, this kind of activity will continue for improvement of the reputation of the journal, especially in the Integrated Science Department and UNNES in general.

Menyongsong Tahun Internasionalisasi 2018, Jurusan IPA Terpadu UNNES Gelar Workshop Pengelolaan Jurnal Bereputasi Internasional

Jurusan IPA Terpadu, FMIPA, Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar Workshop Pengelolaan Jurnal Bereputasi Internasional pada hari Jum’at, 27 Oktober 2017 di Hotel Dafam Semarang. Latar belakang workshop tersebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dosen-dosen jurusan IPA Terpadu serta tim pengelola Jurnal. Jurnal yang dikelola oleh Jurusan IPA Terpadu yaitu Jurnal Pendidikan IPA Indonesia (JPII) dan Unnes Science Education Journal (USEJ). Kegiatan ini juga mendukung pengelolaan jurnal di jurusan agar bereputasi Internasional dalam rangka menyongsong tahun Internasionalisasi UNNES 2018. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia (JPII) sebagai salah satu jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus di Indonesia diharapkan mampu mendukung serta menyukseskan visi UNNES untuk menjadi universitas bereputasi Internasional.

Workshop tersebut dihadiri oleh dosen-dosen jurusan IPA Terpadu serta staf pengembang jurnal UNNES. Pembicara yang dihadirkan adalah Dr. Lukman, S.T., M.Hum., seorang peneliti sekaligus pengembang jurnal di Indonesia dari Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Beliau adalah pelopor penggunaan Open Journal Sytem (OJS) di Indonesia serta pelopor dan pengelola Science and Technology Index (Sinta) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti).

Beliau menyampaikan pentingnya konsistensi serta kinerja tim yang solid dalam mengelola jurnal bereputasi internasional, mulai dari tahap submission (memasukkan artikel) di OJS hingga publish baik secara online maupun cetak. Selain itu, beliau juga menggarisbawahi pentingnya tampilan OJS yang profesional serta modern. “JPII dan jurnal-jurnal lain di UNNES harus mulai bermetamorfosis untuk memiliki OJS seperti yang dikembangkan Science Direct atau Springer”, kata Pak Lukman. Beliau tidak mengharuskan jurnal-jurnal di UNNES untuk mengganti OJS-nya dengan sistem OJS terbaru yaitu OJS 3. “Boleh tetap menggunakan OJS 2, namun agar menjadi lebih profesional dan modern, tampilan serta ketersediaan informasi dalam OJS perlu dirubah agar lebih modern, informatif, serta komunikatif dengan pengguna. Tidak apa memakai mesin lama, tetapi dengan casing (tampilan) baru”, Pak Lukman menambahkan.

Acara diteruskan dengan diskusi tentang berbagai hal termasuk tanya-jawab tentang Sinta sebagai pengindeks jurnal-jurnal di Indonesia. Sebagai pelopor terbentuknya Sinta, beliau mengajak UNNES untuk menaikkan rankingnya di Sinta dengan cara mengoptimalkan peran serta dosen-dosen UNNES dalam menyukseskan Sinta. “Belum ada setengah dari jumlah seluruh dosen di UNNES yang terdaftar dan terverifikasi di Sinta. Apabila jumlah dosen yang terdaftar dan terverifikasi dalam Sinta sudah meningkat, maka secara otomatis ranking UNNES di Sinta juga akan naik”, kata Pak Lukman di penghujung acara. Acara berlangsung lancar hingga ditutup secara resmi pada pukul 14.00 WIB. Semoga kegiatan demikian ini akan terus berlanjut sehingga dapat meningkatkan reputasi jurnal khususnya di Jurusan IPA Terpadu dan UNNES secara umum.